Recap II-Panic! at the Jogja
Ini saya ingat betul detailnya. Tapi akan saya tuliskan singkat saja. Hari Sabtu, 27 Mei 2006. Tanpa ada firasat sebelum-sebelumnya. Tiba-tiba. Gempa!
Di area terdekat dengan kos saya tidak ada kerusakan yang terlalu parah (‘Hanya’ ada 2 orang mahasiswa yang mengalami patah tulangdi tangan dan lengan karena meloncat dari lantai 2 kost-nya. Panik!). Namun data terakhir mencatat, lebih kurang 200.000 orang tewas dan lebih dari 6.000 rumah roboh.
Saya sempat beberapa kali melakukan peliputan (terutama ketika Presiden berkantor di Istana Agung, Yogyakarta). Banyak bantuan datang, banyak yang membantu dengan ikhlas, banyak yang mementingkan peliputan media atasan bantuan, dan banyak pula yang hanya mengatasamakan bantuan. Menyedihkan memang….
Untunglah banyak juga mahasiswa yang datang membantu dengan ikhlas. Terutama mereka yang datang pada hari-hari pertama bencana [dan bukan mereka yang mendadak menjadi relawan HANYA demi terpenuhinya syarat Kuliah Kerja Nyata!].




